Puisi oh Puisi

22 Agustus 2010 § Tinggalkan komentar

Dari dulu, sejak saya dilahirkan sepertinyah (lebay) saya gasuka puisi. Karena menurut saya, puisi ituh ribet, memusingkan, seperti berkomunikasi dengan menggunakan bahasa sandi, yang harus berkata setelah melalui pemikiran dan pertapaan yang lama dan panjang.

Tapi pemikiran saya tentang puisi tiba-tiba berubah sejak kemarin sore, pas saya chat di ym sama salah satu temen baik saya..dia bilang dia lg pusing bikin proposal penelitiannya. trus dia bilang klo dia lg suka baca puisi. watdefak..kalimat pertama yang saya piirin saat ituh..trus dia ngasii link blog ttg puisi yg lg dia baca ituh..

dan traraaaa…

bim-salabim-abrakadabra..

saya tiba2 suka puisi2nya..

simpel, dengan bahasa yang sederhana dan bisa saya mengerti dengan sisa memori otak saya yang uda penuh sama materi kuliah 6 semester kemarin.

ada 2 puisi yang paling saya suka..saya kutip dari blognya Rahne Putri..

#1

SETIA

“SETIA itu aku dan kamu. Yang saling mengukir keriput, dan saksi setiap helai uban pada rambut”

#2

Akan Ada Hari

Akan ada hari dimana kugelar sajadahku dan sajadahmu. Kita bersujud dalam sepenggal waktu, berulang kali.

Akan ada hari, dimana seluruh doa yang terucap dari bibirmu. Kuamini juga dalam hati, 1 shaf di belakangmu.

Akan ada hari kusiapkan sahurmu, dengan senang hati. Dan menanti berbuka sembari mengukir senja.

Akan ada hari, kaudengungkan adzan di balik daun telinga sosok yang mungil, yang mewarisi sebagian parasmu, dan sebagian tingkahku.

Akan ada hari, kita melihat nisan. Dan memesan sepetak lahan, berdampingan. Untuk nanti, ketika esok tak ada lagi.

Akan ada hari, entah kau, atau aku yang merana. Karena salah satu dari kita, akan pergi lebih dulu. Meninggalkan dunia, melepaskan fana.

saya gagitu ngerti puisi dan sastra, tp gatau kenapa..pas saya baca puisi2nya..saya ngrasa otak saya bisa ngerti apa arti puisi yg dibikin Rahne ini..

well..

cuman itu yg bisa saya tulis hari inih..

saya cuman mau menyatakan diri..

bahwa SAYA SUKA PUISI!!

mulai detik kemarin, saat saya baca puisi diatas..

terimakasih..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Puisi oh Puisi at Chipechipechipe's Blog.

meta

%d blogger menyukai ini: